Babinsa Koramil 1305-04/Dondo Aktif Bersama Warga, Produksi Arang Tempurung Kelapa di Desa Pagaitan Berjalan Penuh Semangat
Sejak pagi hari, proses pembakaran tempurung kelapa dilakukan secara bertahap dengan pengawasan yang teliti agar menghasilkan arang berkualitas baik. Tempurung kelapa yang sebelumnya dikumpulkan kemudian dimasukkan ke tempat pembakaran untuk diproses hingga menjadi arang yang siap digunakan maupun dipasarkan.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas masyarakat menjadi wujud nyata kepedulian aparat teritorial terhadap berbagai usaha produktif warga di wilayah binaan. Tidak hanya fokus pada sektor pertanian, Babinsa juga aktif menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan ekonomi rumahan yang memiliki nilai jual dan manfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Serda Badi Banapon tampak berbaur bersama warga selama proses pembakaran berlangsung. Mulai dari menata tempurung kelapa, menjaga kestabilan api, hingga memastikan proses pembakaran berjalan sempurna agar menghasilkan arang dengan kualitas yang baik. Suasana penuh kebersamaan dan gotong royong terlihat jelas dalam kegiatan tersebut.
Bagi masyarakat Desa Pagaitan, pengolahan tempurung kelapa menjadi arang merupakan salah satu aktivitas yang cukup bernilai ekonomis. Selain memanfaatkan limbah kelapa agar tidak terbuang percuma, hasil arang juga dapat dijual untuk menambah penghasilan keluarga. Arang tempurung kelapa sendiri banyak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kuliner karena memiliki daya bakar yang cukup baik.
Bapak I Ketut Susila mengungkapkan rasa senangnya atas perhatian dan keterlibatan Babinsa dalam kegiatan yang dilakukan masyarakat. Menurutnya, kehadiran aparat kewilayahan di tengah warga memberikan semangat tersendiri serta mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat.
Kegiatan hanpangan yang dilaksanakan Koramil 1305-04/Dondo juga menjadi bagian dari upaya pembinaan teritorial dalam memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat di wilayah binaan. Melalui interaksi langsung di lapangan, komunikasi yang baik terus terjalin sehingga tercipta kedekatan dan rasa saling peduli antara aparat dan warga.
Selain itu, kegiatan seperti ini turut menanamkan semangat kerja sama dan gotong royong yang selama ini menjadi budaya masyarakat pedesaan. Dengan kebersamaan yang terus terjaga, masyarakat diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan berbagai usaha produktif yang mampu meningkatkan perekonomian keluarga dan kesejahteraan desa.

Posting Komentar