2.857 Porsi Makanan Bergizi Disalurkan ke 24 Sekolah di Dondo, Dukung Tumbuh Kembang Generasi Muda
Kegiatan ini bertujuan memenuhi kebutuhan asupan gizi anak sekolah guna menunjang kesehatan, konsentrasi belajar, dan tumbuh kembang yang optimal.
Dapur pelayanan gizi (SPPG) berlokasi di Desa Tinabogan, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli, dengan dukungan Yayasan Maju Bina Insani Dondo yang beralamat di Desa Malulu, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli.
Sebanyak 2.857 porsi makanan siang didistribusikan ke 24 unit sekolah tingkat PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA yang tersebar di wilayah Kecamatan Dondo, dengan rincian sebagai berikut:
SDN Malulu: 109 porsi
MTsN 1 Tolitoli: 317 porsi
SMAN 1 Dondo: 637 porsi
SDN 1 Tinabogan: 172 porsi
SDN 2 Tinabogan: 138 porsi
SDN 1 Malala: 209 porsi
SDN 2 Malala: 168 porsi
SMPN 1 Dondo: 175 porsi
MA Al-Ikhlas Tinabogan: 27 porsi
MAN Tolitoli Gedung 2 Desa Malala: 44 porsi
Pondok Pesantren Al-Amin Aciro: 40 porsi
Pondok Pesantren Darul Mustafa Dondonio: 34 porsi
SD 3 Malala: 79 porsi
SD Ogogili: 136 porsi
PAUD Terpadu Melati: 33 porsi
PAUD Terpadu Mawar: 80 porsi
TK Kemala Bhayangkari 08 Dondo: 14 porsi
TK PAUD Handayani Dondo: 50 porsi
TK PAUD Terpadu Handayani 2: 62 porsi
SDN 1 Malomba: 146 porsi
SDN 2 Malomba: 120 porsi
Ponpes Putri Ashabun Suffa: 12 porsi
TK PAUD Ungato: 23 porsi
TK PAUD Al-Syamsiyah: 32 porsi
Menu yang disiapkan mengutamakan keseimbangan gizi dengan kombinasi karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, dan buah.
Menu basah terdiri dari:
Nasi kuning
Udang goreng saus
Oseng kacang tempe
Tumis buncis, wortel, dan kol
Buah semangka
Sedangkan menu kering meliputi:
Burasa
Abon ikan tuna
Buah apel
Seluruh proses penyiapan hingga pendistribusian didukung oleh 47 personel yayasan serta tenaga pendukung lainnya yang terdiri dari unsur BGN, tenaga gizi, tenaga akuntansi, dan pengawas lapangan, sehingga kegiatan dapat berjalan tertib, higienis, dan tepat sasaran.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi pelajar, menumbuhkan kebiasaan makan sehat sejak dini, serta menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi muda yang sehat, kuat, dan berdaya saing di Kabupaten Tolitoli.

Posting Komentar