Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Kodim 1305/BT Bersama Persit Perkuat Iman, Silaturahmi dan Soliditas TNI-Rakyat
Tolitoli – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus meneladani akhlak serta perjuangan Rasulullah Muhammad SAW, Kodim 1305/Buol Tolitoli bersama Persit KCK Cabang XIX Dim 1305/Buol Tolitoli menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M. bertempat di Aula Maggal Kodim 1305/BT, Jalan Magamu, Kelurahan Tuweley, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli. Rabu, 2/9/26.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengangkat tema “Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat, TNI Prima dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Berdaulat.” Tema tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai keagamaan, kebersamaan, serta semangat pengabdian prajurit dan keluarga besar Kodim 1305/BT kepada bangsa dan negara.
Kegiatan dihadiri oleh Dandim 1305/BT Letkol Inf Aryanto Rolando, S.I.P., Kasdim 1305/BT Mayor Inf Roi Kala Lembang, Pabung Kodim 1305/BT Mayor Czi Basri Mandra, Ketua Persit KCK Cabang XIX Kodim 1305/BT Ny. dr. Nita Aryanto, Ustadz Husni Mubaraq dari Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli, para Perwira TNI jajaran Kodim 1305/BT, Bintara, Tamtama dan PNS TNI, serta para pengurus dan anggota Persit KCK Cabang XIX Dim 1305/BT.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh nuansa religius. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan lantunan shalawat Nabi Muhammad SAW yang diikuti oleh seluruh peserta.
Setelah rangkaian pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Dandim 1305/BT Letkol Inf Aryanto Rolando, S.I.P.
Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki arti penting bagi seluruh keluarga besar Kodim 1305/BT, bukan hanya sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi, menjaga kebersamaan dan memperkuat hubungan antarsesama.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus kita laksanakan sebagai sarana mempererat silaturahmi, menjaga kebersamaan, serta memperkuat hubungan di antara kita, baik dalam kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dandim.
Dandim juga menjelaskan bahwa tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut memiliki makna yang sangat mendalam, khususnya dalam memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat.
Menurutnya, pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer yang modern, tetapi juga sangat bergantung pada kekuatan hubungan serta ikatan batin antara TNI dengan masyarakat.
TNI, kata Dandim, harus senantiasa memiliki hubungan yang kuat dengan rakyat, saling memahami, saling terhubung dan saling bekerja sama dalam berbagai bidang kehidupan.
Hubungan antara TNI dan rakyat tersebut tidak selalu harus diwujudkan melalui banyak kata, tetapi dapat tercermin melalui adanya rasa saling memahami, kepedulian dan kepekaan antara satu dengan yang lainnya.
Dandim mengibaratkan hubungan TNI dengan rakyat seperti hubungan dalam sebuah keluarga, di mana terkadang antara suami dan istri tidak perlu banyak berbicara, namun sudah mampu memahami apa yang diinginkan dan dibutuhkan. Demikian pula hubungan antara TNI dan rakyat yang harus dibangun atas dasar kepercayaan, kebersamaan dan rasa saling memiliki.
“TNI tidak dapat bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh stakeholder terkait. Karena itu, tema ‘Bersama Rakyat TNI Prima dan Kuat’ sangat relevan dengan kondisi yang kita hadapi saat ini,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dandim mengajak seluruh prajurit dan keluarga besar Kodim 1305/BT untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum melakukan introspeksi dan meningkatkan kualitas diri, baik dalam menjalankan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi pedoman dalam membangun karakter prajurit yang disiplin, bertanggung jawab, ikhlas dalam menjalankan tugas serta senantiasa mengedepankan sikap humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Usai sambutan Dandim, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Husni Mubaraq dari Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Husni Mubaraq menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, Maulid merupakan momentum untuk menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Hadirin yang dirahmati Allah SWT, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial atau mengenang hari kelahiran Rasulullah. Lebih dari itu, Maulid merupakan momentum untuk menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan kita sehari-hari,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa perjalanan dakwah Rasulullah SAW tidak selalu berjalan dengan mudah. Rasulullah SAW menghadapi berbagai bentuk penolakan, hinaan, ancaman hingga kekerasan. Namun, seluruh cobaan tersebut tidak membuat Rasulullah berhenti dalam menjalankan perjuangan dan menyampaikan risalah Allah SWT.
Keteguhan, kesabaran, keikhlasan dan semangat pantang menyerah Rasulullah SAW menjadi nilai penting yang perlu diteladani oleh umat Islam, termasuk dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit TNI maupun sebagai bagian dari keluarga besar Persit.
Dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas, setiap orang tentu menghadapi berbagai tantangan dan persoalan. Namun, selama tugas dilaksanakan dengan niat yang benar, disiplin, ikhlas serta tetap berpedoman pada aturan yang berlaku, setiap tantangan harus dihadapi dengan kesabaran dan semangat pantang menyerah.
“Dalam menjalankan tugas pengabdian, mungkin kita menghadapi berbagai tantangan. Namun selama tugas tersebut dilaksanakan dengan niat yang benar, disiplin, ikhlas, dan berpedoman pada aturan, maka setiap tantangan harus dihadapi dengan kesabaran dan semangat pantang menyerah,” jelas Ustadz Husni.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai landasan dalam membangun kehidupan yang harmonis, baik di lingkungan keluarga, satuan, maupun masyarakat.
Sikap jujur, amanah, sabar, rendah hati, bertanggung jawab dan senantiasa menjaga hubungan baik dengan sesama merupakan nilai-nilai yang perlu terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M yang digelar Kodim 1305/BT bersama Persit KCK Cabang XIX Dim 1305/Buol Tolitoli tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan antara prajurit, PNS TNI dan keluarga besar Persit.
Melalui kegiatan keagamaan tersebut, diharapkan tumbuh semangat untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian, memperkokoh soliditas internal serta mempererat hubungan dengan masyarakat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kekuatan TNI.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa tugas pengabdian kepada bangsa dan negara harus senantiasa dilandasi keimanan, ketulusan dan akhlak yang baik. Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW dalam menjalankan perjuangan dan membangun kehidupan masyarakat yang penuh persaudaraan.
Dengan semangat “Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat, TNI Prima dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Berdaulat,” keluarga besar Kodim 1305/BT berkomitmen untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat serta meningkatkan semangat pengabdian demi kepentingan bangsa dan negara.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi mampu memberikan nilai dan perubahan positif dalam kehidupan seluruh keluarga besar Kodim 1305/BT, sehingga keteladanan Rasulullah SAW dapat benar-benar diwujudkan melalui sikap, perkataan dan perbuatan dalam melaksanakan tugas sehari-hari.



Posting Komentar