Dandim 1305/BT Hadiri Pesta Panen PADAELO, Sinergi TNI dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan di Tolitoli
TOLITOLI – Komitmen dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tolitoli terus diwujudkan melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, penyuluh pertanian dan masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam pelaksanaan Pesta Panen Padi Sawah Kelompok Tani PADAELO Musim Tanam April–September 2026, yang berlangsung di area persawahan Desa Galumpang, Kecamatan Dako Pemean, Kabupaten Tolitoli, Sabtu, 5/9/26
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 1305/BT Letkol Inf Aryanto Rolando, S.I.P., turut hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tolitoli dan sejumlah unsur terkait. Kehadiran Dandim menjadi bagian dari perhatian TNI terhadap sektor pertanian sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi salah satu ujung tombak dalam menjaga ketersediaan pangan.
Pesta panen yang digelar Kelompok Tani PADAELO menjadi momentum penuh rasa syukur atas hasil pertanian yang telah dicapai selama Musim Tanam April–September 2026. Setelah melalui berbagai tahapan mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan tanaman hingga memasuki masa panen, para petani akhirnya dapat menikmati hasil kerja keras mereka di areal persawahan Desa Galumpang.
Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Para petani dapat berkumpul bersama unsur pemerintahan, TNI, Polri, penyuluh pertanian, tokoh agama, tokoh adat serta tokoh masyarakat dalam suasana kekeluargaan.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1305/BT Letkol Inf Aryanto Rolando, S.I.P. hadir bersama Bupati Tolitoli Hi. Amran Hi. Yahya dan Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan. Kehadiran pimpinan daerah bersama unsur TNI dan Polri memperlihatkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam memberikan perhatian terhadap perkembangan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Tolitoli.
Turut hadir Danlanal Tolitoli Letkol Laut (P) Achmad Gazali, M.Tr. Opsla, Sekda Kabupaten Tolitoli Muh. Hasrul Bantilan, S.Sos, Ketua DPRD Tolitoli Sriyanti Daeng Parebba, Camat Tolitoli Utara Bapak Arham A. Jacub, Kapolsek Dako Pemean Ipda Ismail M., Kepala KUA Dako Pemean Bapak Irwan, S.Ag., Ketua BPP Dako Pemean Bapak Nafrion, para PPL Dako Pemean, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua Kelompok Tani PADAELO beserta anggota, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta sekitar 100 orang masyarakat yang hadir.
Pesta panen tersebut menjadi gambaran nyata bahwa sektor pertanian memiliki peranan strategis dalam mendukung ketahanan pangan di daerah. Hasil panen padi sawah yang diperoleh para petani tidak hanya menjadi sumber pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat menunjang kehidupan dan kesejahteraan keluarga petani.
Keberhasilan panen Kelompok Tani PADAELO juga tidak terlepas dari proses panjang yang dilakukan para petani selama satu musim tanam. Berbagai kegiatan pertanian dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi lahan, tanaman dan lingkungan sekitar hingga padi memasuki masa panen.
Bagi TNI, sektor pertanian merupakan salah satu bagian penting dalam pembinaan teritorial. Melalui keberadaan Babinsa di wilayah, komunikasi dengan para petani terus dibangun guna mengetahui berbagai perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat. Hubungan yang erat antara aparat kewilayahan dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan suasana yang kondusif serta mendukung berbagai program pembangunan di wilayah pedesaan.
Kehadiran Dandim 1305/BT pada pesta panen tersebut juga menjadi bentuk penghargaan terhadap kerja keras para petani. Para petani merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan, sehingga hasil panen yang baik patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian pada musim tanam berikutnya.
Momentum pesta panen juga mengandung nilai sosial dan budaya yang kuat. Tradisi berkumpul setelah masa panen menjadi salah satu bentuk ungkapan syukur masyarakat atas hasil yang telah diperoleh. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Galumpang.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, penyuluh pertanian dan masyarakat diharapkan terus terpelihara. Kolaborasi tersebut penting dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian, termasuk menjaga produktivitas lahan, meningkatkan hasil panen serta memastikan kegiatan pertanian dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dengan terlaksananya Pesta Panen Padi Sawah Kelompok Tani PADAELO Musim Tanam April–September 2026, diharapkan semangat para petani semakin meningkat untuk memasuki musim tanam berikutnya. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi motivasi agar pengelolaan sektor pertanian di Desa Galumpang dan wilayah Kabupaten Tolitoli secara umum dapat terus berkembang.
Bagi Kodim 1305/BT, kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas kewilayahan. Melalui komunikasi dan sinergi yang terus terjalin, TNI berkomitmen menjaga hubungan yang harmonis dengan seluruh komponen masyarakat serta turut mendorong terciptanya ketahanan pangan yang kuat di wilayah.
Pesta Panen Padi Sawah Kelompok Tani PADAELO berlangsung dalam suasana aman, tertib dan penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mensyukuri hasil pertanian sekaligus memperkuat sinergi seluruh pihak dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Tolitoli.

Posting Komentar