Babinsa Koramil 1305-11/Galang Turun ke Lahan, Dorong Petani Lalos Optimalkan Penjemuran Padi
Tolitoli – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan, anggota Koramil 1305-11/Galang Kodim 1305/BT, Koptu Nasri, melaksanakan kegiatan Hanpangan dengan turun langsung ke lokasi penjemuran hasil pertanian milik warga di Desa Lalos, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Minggu, 6/9/26.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 08.30 WITA dengan fokus pada proses penjemuran padi jenis Mingkonga milik Bapak Syarip. Kegiatan ini menjadi bagian dari perhatian Babinsa terhadap aktivitas petani sekaligus upaya menjaga kualitas hasil panen agar tetap optimal sebelum memasuki tahap penyimpanan maupun pemasaran.
Setibanya di lokasi, Koptu Nasri bersama Bapak Syarip melaksanakan proses penjemuran gabah dengan menata dan meratakan gabah pada tempat yang telah disiapkan. Penjemuran dilakukan dengan memanfaatkan panas matahari agar kadar air pada gabah dapat berkurang secara bertahap.
Proses pascapanen merupakan tahapan yang tidak kalah penting dalam kegiatan pertanian. Penanganan gabah yang tepat setelah panen dapat menentukan kualitas hasil pertanian sebelum disimpan dalam jangka waktu tertentu maupun dipasarkan kepada konsumen.
Dalam kegiatan tersebut, Koptu Nasri juga berkomunikasi dengan Bapak Syarip mengenai kondisi hasil panen dan proses penanganan gabah. Komunikasi langsung di lapangan menjadi bagian dari kegiatan Babinsa dalam menjalin hubungan yang erat dengan masyarakat di wilayah binaannya.
Penjemuran padi dilakukan dengan memperhatikan kondisi cuaca. Gabah diratakan agar memperoleh paparan sinar matahari secara merata sehingga proses pengeringan dapat berlangsung lebih optimal. Selama proses berlangsung, gabah juga perlu dibalik atau diratakan kembali secara berkala untuk menjaga pemerataan pengeringan.
Koptu Nasri menyampaikan bahwa kegiatan Hanpangan merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat di wilayah Kecamatan Galang. Menurutnya, perhatian terhadap hasil pertanian tidak hanya dilakukan saat proses penanaman dan pemeliharaan tanaman, tetapi juga hingga tahapan pascapanen.
“Penanganan hasil panen harus dilakukan dengan baik agar kualitas gabah tetap terjaga. Penjemuran yang optimal menjadi salah satu tahapan penting sebelum gabah disimpan ataupun dipasarkan,” ujar Koptu Nasri.
Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Babinsa untuk melihat secara langsung perkembangan sektor pertanian di Desa Lalos. Dengan berada di tengah aktivitas masyarakat, Babinsa dapat mengetahui berbagai kegiatan warga sekaligus menjaga komunikasi sosial yang selama ini telah terjalin.
Padi jenis Mingkonga yang sedang dijemur merupakan salah satu hasil pertanian yang perlu mendapatkan penanganan secara tepat setelah proses panen. Gabah yang masih memiliki kadar air cukup tinggi perlu dikeringkan terlebih dahulu sebelum disimpan agar dapat mengurangi risiko penurunan kualitas selama masa penyimpanan.
Selain itu, penjemuran yang dilakukan dengan memanfaatkan sinar matahari merupakan cara yang umum digunakan masyarakat petani dalam proses pengeringan gabah. Kondisi cuaca yang cerah tentunya menjadi salah satu faktor pendukung agar proses pengeringan dapat berjalan dengan baik.
Melalui kegiatan Hanpangan tersebut, Babinsa terus mendorong semangat masyarakat untuk mengelola hasil pertanian secara optimal. Hal ini sejalan dengan pentingnya menjaga produktivitas sektor pertanian sebagai salah satu bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah.
Koptu Nasri juga mengingatkan agar hasil pertanian yang telah dipanen tetap dijaga kebersihan dan kualitasnya. Gabah yang telah kering nantinya dapat disimpan pada tempat yang sesuai sehingga kualitasnya tetap terjaga hingga saat diperlukan atau dipasarkan.
Kegiatan Hanpangan di Desa Lalos berlangsung dalam suasana kebersamaan dan gotong royong. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas petani menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi serta membangun kepedulian terhadap berbagai kegiatan masyarakat di wilayah binaan.
Bagi Babinsa, kegiatan pertanian merupakan salah satu aspek penting yang perlu terus mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat. Dengan pemantauan dan komunikasi secara rutin, berbagai perkembangan sektor pertanian dapat diketahui secara langsung dari lapangan.
Kegiatan yang dilaksanakan Koptu Nasri tersebut berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Proses penjemuran gabah jenis Mingkonga milik Bapak Syarip dapat dilaksanakan dengan baik sesuai kondisi di lapangan.
Melalui kegiatan sederhana namun nyata di tengah masyarakat tersebut, Koramil 1305-11/Galang terus berupaya membangun semangat kebersamaan dengan para petani serta mendorong pengelolaan hasil pertanian secara maksimal.
Kegiatan Hanpangan ini menjadi bagian dari komitmen Babinsa Koramil 1305-11/Galang dalam mendukung produktivitas petani dan memperkuat ketahanan pangan melalui kepedulian serta keterlibatan langsung di tengah aktivitas pertanian masyarakat di wilayah binaan.

Posting Komentar