News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Babinsa Damsel Turun Langsung ke Lahan, Jemur Padi Petani untuk Jaga Kualitas Hasil Panen

Babinsa Damsel Turun Langsung ke Lahan, Jemur Padi Petani untuk Jaga Kualitas Hasil Panen

Tolitoli – Upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah terus dilakukan jajaran TNI Angkatan Darat melalui keterlibatan Babinsa di tengah aktivitas pertanian masyarakat. Hal tersebut ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 1305-10/Dampal Selatan (Damsel), Praka Nofaldhy, yang melaksanakan kegiatan Hanpangan dengan terjun langsung dalam proses penjemuran padi milik salah satu petani, Senin, 7/9/26.

Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Perbatasan, Desa Soni, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli. Dalam kegiatan itu, Praka Nofaldhy turut terlibat dalam proses penjemuran padi milik Bapak Kadik sebagai bagian dari rangkaian penanganan hasil panen agar kualitas gabah tetap terjaga sebelum memasuki tahap pengolahan maupun penyimpanan.

Penjemuran merupakan salah satu tahapan penting setelah panen. Proses tersebut dilakukan untuk mengurangi kadar air pada gabah sehingga hasil pertanian dapat disimpan dengan lebih baik dan tidak mudah mengalami kerusakan. Karena itu, proses pengeringan perlu dilakukan secara tepat dengan memperhatikan kondisi cuaca dan tempat penjemuran.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan petani sekaligus mengetahui secara langsung berbagai aktivitas pertanian yang dilakukan masyarakat di wilayah binaannya.

Praka Nofaldhy turut memperhatikan proses penjemuran agar gabah dapat memperoleh paparan sinar matahari secara merata. Gabah yang telah dipanen perlu ditangani dengan baik agar tidak mengalami penurunan kualitas akibat kadar air yang masih tinggi.

Kegiatan Hanpangan tersebut juga menjadi momentum bagi Babinsa untuk berkomunikasi secara langsung dengan Bapak Kadik mengenai kondisi pertanian serta berbagai hal yang berkaitan dengan hasil panen. Interaksi tersebut menjadi bagian dari komunikasi sosial yang rutin dilakukan Babinsa bersama masyarakat, khususnya para petani.

Dalam kesempatan itu, Babinsa mengajak petani untuk tetap memperhatikan kualitas hasil panen sejak proses pemanenan hingga penyimpanan. Penanganan pascapanen yang baik dinilai penting karena kualitas gabah akan berpengaruh terhadap hasil beras yang nantinya dikonsumsi maupun dipasarkan.

Selain itu, kondisi cuaca juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam proses pengeringan gabah. Petani perlu memanfaatkan waktu dengan kondisi cuaca yang mendukung agar proses penjemuran dapat berlangsung secara optimal.

Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa tugas Babinsa di wilayah tidak hanya berkaitan dengan aspek pembinaan teritorial dan keamanan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap aktivitas masyarakat di sektor pertanian. Pertanian menjadi salah satu sektor penting dalam mendukung ketersediaan pangan sekaligus perekonomian masyarakat di wilayah pedesaan.

Melalui kegiatan Hanpangan, Babinsa dapat mengetahui secara langsung kondisi petani serta perkembangan aktivitas pertanian di wilayah binaannya. Komunikasi yang terjalin di lapangan juga menjadi sarana untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi masyarakat dalam mengelola hasil pertanian.

Praka Nofaldhy menyampaikan bahwa kegiatan Hanpangan merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap sektor pertanian yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan petani dalam mengelola hasil panen akan turut berkontribusi terhadap ketersediaan pangan di wilayah.

“Kegiatan seperti ini menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan yang baik dengan para petani sekaligus melihat secara langsung proses pengelolaan hasil pertanian. Penanganan gabah setelah panen harus dilakukan dengan baik agar kualitasnya tetap terjaga,” ungkap Praka Nofaldhy.

Sementara itu, Bapak Kadik menyambut baik kegiatan yang dilakukan Babinsa di tengah aktivitas pertanian masyarakat. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah petani dinilai dapat mempererat komunikasi serta memberikan semangat bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas pertanian sehari-hari.

Kegiatan penjemuran padi tersebut berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan. Babinsa bersama petani melaksanakan aktivitas di lokasi penjemuran sambil berkomunikasi mengenai perkembangan pertanian dan hasil panen.

Koramil 1305-10/Damsel melalui Babinsa di wilayah binaan akan terus mendorong tumbuhnya semangat masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian. Komunikasi dan interaksi langsung dengan petani menjadi bagian penting dalam membangun sinergi serta mendukung program ketahanan pangan di tingkat wilayah.

Kegiatan Hanpangan yang dilakukan Praka Nofaldhy juga menjadi gambaran nyata kedekatan Babinsa dengan masyarakat. Dengan berada langsung di tengah aktivitas petani, Babinsa dapat memahami berbagai tahapan pekerjaan pertanian sekaligus membangun hubungan yang semakin erat dengan warga binaannya.

Diharapkan hasil panen padi milik Bapak Kadik dapat melalui proses pengeringan dengan baik sehingga kualitas gabah tetap terjaga dan dapat memberikan hasil yang optimal. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Desa Soni, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli.

Melalui keterlibatan Babinsa dalam berbagai kegiatan pertanian, sinergi antara TNI dan masyarakat terus diperkuat. Kehadiran Babinsa di tengah petani menjadi bagian dari pembinaan wilayah sekaligus upaya menumbuhkan semangat gotong royong dalam mendukung ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.



 

Tags

Newsletter Signup

SILAHKAN INPUT EMAIL ANDA UNTUK BERLANGGANAN ARTIKEL KODIM 1305/BT VIA EMAIL

Posting Komentar

admin

Kontak Resmi Kodim 1305/BT

Alamat : Jl. Magamu, Tuweley, Kec. Baolan, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah 94512

Hubungi Kami