Babinsa Koramil 1305-09/Bokat Turun Langsung dalam Hanpangan, Dorong Optimalisasi Pengeringan Jagung Petani di Desa Yugut
Kegiatan penjemuran jagung tersebut merupakan bagian dari rangkaian proses pascapanen yang memiliki peranan penting dalam menjaga kualitas hasil pertanian. Jagung yang telah dipanen perlu mendapatkan proses pengeringan secara optimal agar kadar airnya dapat berkurang dan hasil panen lebih siap untuk disimpan maupun dipasarkan.
Dalam kegiatan tersebut, Pratu Juan Doru bersama Bapak Umar melaksanakan proses penjemuran jagung dengan memanfaatkan kondisi cuaca yang mendukung. Jagung ditata dan diratakan pada tempat penjemuran agar mendapatkan paparan sinar matahari secara merata sehingga proses pengeringan dapat berlangsung secara maksimal.
Keterlibatan Babinsa dalam kegiatan Hanpangan ini menunjukkan perhatian TNI AD melalui aparat kewilayahan terhadap aktivitas pertanian masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah petani juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi serta membangun kerja sama yang baik dalam mendukung keberlangsungan sektor pertanian di wilayah binaan.
Pratu Juan Doru menyampaikan bahwa proses pascapanen merupakan salah satu tahapan yang tidak kalah penting dibandingkan proses penanaman dan pemeliharaan tanaman. Penanganan hasil panen yang tepat dapat menjaga kualitas jagung sehingga memberikan nilai manfaat yang lebih baik bagi petani.
“Penjemuran merupakan salah satu tahapan penting setelah panen. Dengan pengeringan yang baik, jagung dapat lebih terjaga kualitasnya dan lebih aman untuk disimpan sebelum digunakan atau dipasarkan,” ujar Pratu Juan Doru.
Selain melakukan penjemuran, Babinsa juga mengingatkan pentingnya memperhatikan kebersihan tempat pengeringan serta memastikan hasil panen terlindung dari berbagai hal yang dapat menurunkan kualitas jagung. Penanganan pascapanen yang dilakukan secara baik diharapkan dapat mengurangi potensi kerusakan serta menjaga hasil produksi petani.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Interaksi langsung antara Babinsa dan petani menjadi bagian dari pembinaan teritorial yang dilaksanakan secara berkelanjutan, khususnya dalam bidang ketahanan pangan. Melalui komunikasi yang terjalin di lapangan, Babinsa dapat mengetahui secara langsung aktivitas serta kondisi pertanian masyarakat di wilayah binaannya.
Hanpangan yang dilaksanakan Pratu Juan Doru juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap produktivitas masyarakat Desa Yugut. Sektor pertanian menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, sehingga setiap tahapan dalam proses produksi hingga pascapanen perlu mendapatkan perhatian.
Dengan adanya keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian, diharapkan semangat petani untuk terus mengembangkan usaha pertanian semakin meningkat. Babinsa juga terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan potensi lahan yang tersedia secara optimal serta menjaga kualitas hasil pertanian sejak dari proses budidaya hingga pascapanen.
Bagi Bapak Umar, proses penjemuran merupakan tahapan penting untuk memastikan jagung hasil panen memiliki kondisi yang baik sebelum memasuki tahap penyimpanan atau pemasaran. Dengan penjemuran yang dilakukan secara tepat, hasil pertanian dapat lebih terjaga dan memiliki daya simpan yang lebih baik.
Kegiatan Hanpangan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga mencakup penanganan hasil panen secara tepat. Oleh karena itu, perhatian terhadap proses pascapanen menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan hasil pertanian masyarakat.
Koramil 1305-09/Bokat melalui Babinsa akan terus melaksanakan kegiatan kewilayahan yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat, termasuk sektor pertanian. Hal tersebut sejalan dengan tugas Babinsa dalam membangun komunikasi sosial, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi wilayah serta mendorong terciptanya ketahanan pangan yang kuat di tingkat desa.
Kegiatan penjemuran jagung milik Bapak Umar di Desa Yugut, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, berlangsung dengan tertib dan lancar. Semangat kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Buol.

Posting Komentar