Babinsa Koramil 1305-07/Bunobogu Turun Langsung Dorong Produktivitas Petani Kelapa untuk Kopra di Desa Labuton
Kegiatan tersebut dilakukan melalui aktivitas pengumpulan buah kelapa yang selanjutnya akan diolah menjadi kopra. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan komunikasi serta membangun semangat kebersamaan dengan para petani dan masyarakat dalam mengelola potensi perkebunan yang ada di wilayah.
Sejak kegiatan dimulai, Praka Fatahillah bersama masyarakat melaksanakan pengumpulan buah kelapa yang telah dipanen dari kebun milik Bapak Rahman. Kelapa yang terkumpul kemudian dipersiapkan untuk memasuki proses pengolahan menjadi kopra, yang merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
Kegiatan Hanpangan tersebut juga menjadi momentum bagi Babinsa untuk melihat secara langsung aktivitas masyarakat, khususnya dalam mengelola hasil perkebunan kelapa. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, berbagai informasi terkait kondisi perkebunan, proses pengolahan hasil kelapa, hingga kendala yang dihadapi masyarakat dapat diketahui secara langsung di lapangan.
Praka Fatahillah mengatakan bahwa sektor perkebunan memiliki peranan penting dalam menunjang perekonomian masyarakat. Karena itu, semangat untuk terus mengembangkan dan mengoptimalkan hasil perkebunan perlu dipertahankan agar potensi yang dimiliki desa dapat memberikan nilai tambah bagi kehidupan masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat melihat secara langsung aktivitas masyarakat di sektor perkebunan sekaligus mempererat silaturahmi. Hasil kelapa yang diolah menjadi kopra merupakan salah satu potensi yang dapat dikembangkan sehingga memiliki nilai ekonomi,” ujar Praka Fatahillah.
Menurutnya, kegiatan Hanpangan tidak hanya berorientasi pada sektor pertanian, tetapi juga mencakup berbagai potensi pangan dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Salah satunya adalah komoditas kelapa yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan maupun diolah menjadi kopra.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam setiap kegiatan di lingkungan desa. Dengan kerja sama yang baik antara masyarakat, aparat kewilayahan, dan unsur terkait, berbagai potensi wilayah dapat dikelola secara lebih optimal.
Kegiatan di kebun milik Bapak Rahman berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Interaksi antara Babinsa dan masyarakat terlihat berjalan dengan baik, sekaligus mencerminkan kedekatan aparat kewilayahan dengan warga binaannya.
Selain menjadi bagian dari kegiatan Hanpangan, aktivitas tersebut juga menjadi sarana komunikasi sosial bagi Babinsa dalam memperoleh informasi mengenai perkembangan kondisi masyarakat di wilayah Desa Labuton. Komunikasi secara langsung di lapangan dinilai penting untuk menjaga hubungan yang harmonis serta mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, Koramil 1305-07/Bunobogu terus mendorong semangat masyarakat untuk mengoptimalkan sektor pertanian dan perkebunan sebagai salah satu kekuatan ekonomi di wilayah. Pengelolaan hasil kelapa menjadi kopra diharapkan dapat terus dikembangkan dengan memperhatikan kualitas hasil produksi sehingga memiliki nilai jual yang lebih baik.
Kegiatan Hanpangan yang dilaksanakan Praka Fatahillah bersama masyarakat di Desa Labuton menjadi gambaran nyata kepedulian Babinsa terhadap aktivitas dan potensi ekonomi warga. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui komunikasi, kerja sama, dan semangat gotong royong.
Dengan terus terjalinnya hubungan yang erat antara Babinsa dan masyarakat, berbagai potensi yang ada di wilayah dapat diketahui serta dikembangkan secara bersama-sama. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen aparat kewilayahan dalam menjaga ketahanan pangan dan mendorong masyarakat agar semakin produktif dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungannya.

Posting Komentar