Panen Padi 60 Are di Desa Salugan Berlangsung Lancar, Babinsa Baolan Hadir di Tengah Aktivitas Petani
Kegiatan panen berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan antara petani dan aparat kewilayahan. Proses pemanenan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kualitas hasil gabah agar tetap terjaga. Kehadiran Babinsa di lokasi panen menjadi bagian dari peran aktif dalam memastikan kegiatan pertanian berjalan optimal serta mendukung stabilitas produksi pangan di wilayah binaan.
Koptu Rudi Handoko menyampaikan bahwa panen kali ini merupakan hasil dari kerja keras petani dalam mengelola lahan sejak masa tanam hingga memasuki masa panen. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan produksi dengan memperhatikan pola tanam, pemupukan, serta pengendalian hama secara tepat.
Bapak Bahri selaku pemilik lahan mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh. Dengan luas lahan 60 are, produksi padi yang dihasilkan dinilai cukup baik dan diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap kebutuhan pangan keluarga maupun masyarakat sekitar.
Selain pelaksanaan panen, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk berdiskusi terkait strategi peningkatan hasil pertanian ke depan. Beberapa hal yang dibahas meliputi penggunaan bibit unggul, teknik pengolahan lahan yang lebih efisien, serta pentingnya menjaga ketersediaan air irigasi.
Lahan CSR Desa Salugan sendiri menjadi salah satu potensi pertanian yang terus dikembangkan guna menunjang ketahanan pangan di Kabupaten Tolitoli. Sinergi antara petani dan aparat teritorial menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian.

Posting Komentar