Kopda Hanri Putra Masrawi Turun ke Lahan, Perontokan Jagung 8 Ton di Paleleh Berjalan Lancar
Kegiatan ini difokuskan pada perontokan jagung jenis NK Sumo yang telah memasuki masa panen. Proses perontokan dilakukan secara intensif guna memastikan hasil panen dapat segera diproses dan disimpan dengan baik. Dari kegiatan tersebut, total hasil panen yang diperoleh mencapai 8 ton, sebuah capaian yang menunjukkan produktivitas pertanian yang cukup baik di wilayah tersebut.
Sejak pagi hari, aktivitas di lokasi panen berlangsung dengan penuh semangat. Kopda Hanri bersama petani setempat tampak bekerja secara gotong royong, memanfaatkan peralatan yang tersedia untuk mempercepat proses perontokan.
Kehadiran aparat kewilayahan di tengah aktivitas pertanian memberikan dorongan moril sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Kopda Hanri Putra Masrawi menyampaikan bahwa keterlibatan dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari upaya nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Ia menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan, sehingga perlu mendapatkan perhatian bersama.
Sementara itu, Bapak Dadang selaku pemilik lahan mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh. Dengan hasil mencapai 8 ton, ia berharap pendapatan dari panen tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya serta menunjang kebutuhan di musim tanam berikutnya.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mendorong para petani agar terus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian. Jagung jenis NK Sumo yang dikenal memiliki produktivitas tinggi menjadi salah satu pilihan unggulan yang dinilai mampu memberikan hasil optimal apabila dikelola dengan baik.
Melalui sinergi yang terjalin antara aparat kewilayahan dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di Kecamatan Paleleh terus berkembang. Upaya seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan.

Posting Komentar